Pesona Bibit
085643721972 sms 085643721972 085643721972
Dusun Demangan RT 02/09, Desa Kebonrejo, Kec Salaman, Magelang, Jawa Tengah

Durian Monthong

KategoriBibit Pohon Durian
Di lihat558 kali
Harga Rp 75.000
Beli Sekarang

Detail Produk Durian Monthong

jual bibit durian monthong

jual bibit durian monthong

Spesifikasi Bibit Durian Montong

Bibit tanaman Durian Montong  yang:

  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 50-70cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Montong

Durian Montong  yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:

  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 2-3 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Montong

Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:

  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Durian Montong

Durian Montong adalah varietas durian unggul dari Thailand yang tergolong dalam spesies Durio zibethinus. Dewasa ini telah banyak pasar swalayan dan pasar modern lainnya di berbagai belahan dunia yang menjual durian Montong. Dikenal karena daging buahnya yang tebal dan bentuk buahnya yang relatif ‘tidak berbentuk’ dibandingkan dengan varietas durian lainnya, pasokan buahnya yang cukup berlimpah turut menjadikan harga durian Montong sangat kompetitif dalam persaingan di pasar internasional.

Varietas unggulan ini merupakan hasil dari keseriusan pemerintah Thailand mengembangkan hanya beberapa jenis durian melalui penelitian secara mendalam untuk budidaya secara luas. Karenanya, menurut Sumeru Ashari (2017), varietas ini dapat tampil sebagai “nomor satu di dunia.” Di Indonesia, telah banyak pekebun durian yang membudidayakan dan menjual durian Montong ataupun bibitnya. Oleh karena itu, buah yang ditemukan di kios buah ataupun supermarket bisa jadi merupakan hasil panen dari dalam negeri, bukan impor dari Thailand.

Asal Usul Durian Thailand

Secara keseluruhan, di Thailand terdapat lebih dari 200 kultivar Durio zibethinus. Setiap kultivar durian mengandung rasa dan aroma yang berbeda. Sebagian besar di antaranya memiliki nama umum dan nomor kode yang diawali dengan huruf “D”. Sebagai contoh, beberapa hasil kloning yang populer di Thailand yaitu Kop (“katak”, D99), Chanee (Chani, “ungka” atau “wawa”, D123), Berserah atau Tuan Mek Hijau (“Durian Hijau”, D145), Kan Yao (“Batang Panjang”, D158), Mon Thong (“Bantal Emas”, D159), Kradum Thong (“Kancing Emas”), serta yang tidak memiliki nama umum seperti durian D24 dan durian D169.

Mon Thong (di Indonesia biasanya disebut “Montong”) adalah yang paling banyak dicari untuk diperjualbelikan karena memiliki daging buah yang tebal, dengan citarasa manis yang lembut seperti krim, mengandung biji yang lebih kecil dan tidak terlalu berbau dibandingkan dengan jenis durian lainnya. Sementara Chanee dipandang sebagai yang terbaik dalam hal ketahanan terhadap kanker batang yang diakibatkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Kan Yao kurang begitu umum, tetapi sudah sangat dikenal sejak dahulu karena rasanya yang manis dan tidak berbau. Dari semua kultivar di Thailand, lima di antaranya dibudidayakan secara komersial dalam skala besar: Chanee, Ruang, Kradum, Kan Yao, dan “Bantal Emas”.

Ciri-Ciri Durian Montong

Tidak mudah mengenali ciri-ciri bibit durian Montong yang asli dari Thailand, juga buahnya, karena telah ada hasil pemuliaan atau silangannya di Indonesia dengan penampilan yang kurang lebih serupa. Secara umum, kultivar dari Bangkok ini diameter batangnya bulat, warna kulit buah hijau kekuningan, bentuk buah relatif memanjang, dengan bagian pangkal dan ujung yang agak meruncing. Selain itu, buahnya memiliki duri-duri yang berbentuk kerucut dan berjarak agak rapat, dengan 4-5 juring buah, dan dagingnya berwarna kuning. Bobot buahnya rata-rata 4-8 kg, dan bahkan lebih.

Menurut seorang ahli buah di Bogor bernama Gregori Hambali, supaya tingkat kesuksesan berbuahnya tinggi, serbuk sari durian harus berasal dari bunga durian varietas lainnya. Namun, khusus durian ini, putik dan serbuk sarinya dapat berasal dari bunga yang sama untuk menghasilkan buah. Keunggulan durian Montong yang lainnya yaitu buahnya dapat dipetik ketika masih muda, dan diekspor dalam bentuk yang utuh. Sama seperti durian D24, bibit durian ini juga lekas berbuah, memiliki kemampuan adaptasi yang luas, dan rasa daging buahnya digemari pasar.

Durian Monthong vs Musang King

Salah satu perbedaan yang paling mudah dikenali yaitu bau khas durian yang lebih kuat pada durian Musang King atau “Raja Kunyit” dari Malaysia dibandingkan dengan durian Monthong dari Thailand. Kosmo! Online, sebuah situs berita di Malaysia, menuliskan bahwa durian Musang King “mempunyai gabungan rasa manis, berkrim dan pahit [yang] diyakini mampu menewaskan keenakan Raja Durian Thailand.” Otoritas Malaysia juga mengklaim bahwa durian tersebut daging buahnya lebih creamy, lebih tebal, dan memliki rasa manis-pahit yang lebih kuat, tulis Nikkei Asian Review.

Dari segi bobot, sebuah artikel di situs berita Malaysia BorneoPost Online menuliskan bahwa berat buah “Durian Raja Kunyit” rata-rata 3,5 sampai 4,5 kg, sedangkan sang ‘Raja’ di antara semua durian Thailand rata-rata beratnya mencapai 9 kg. Daging buah dengan rasa manis yang lembut, biji yang cenderung pipih atau kempis, dan pohon yang sudah mampu berbuah saat berusia 3 tahun, merupakan sebagian dari ciri-ciri durian Montong yang menjadikannya secara perlahan meraih popularitas di Malaysia.

Perbedaan mencolok dari segi harga terlihat jelas dalam peta persaingan durian Monthong vs Musang King. Di sejumlah daerah di Indonesia, harga jual durian Monthong rata-rata Rp 50 ribu per kg buah, sedangkan harga jual durian Musang King rata-rata Rp 200 ribu per kg buah. Bagaimanapun, tidak sedikit yang lebih membela keunggulan durian Montong. Sumeru Ashari, guru besar di Universitas Brawijaya, berkata, “Memang tidak bisa dipungkiri bahwa mutu durian Monthong memang sangat bagus. Daging buah yang tebal dengan rasa manis adalah kriteria penilaian yang utama, sementara itu bentuk buahnya tidak beraturan.”

Cara Budidaya Durian Montong

Penentuan cara menanam durian Montong agar cepat berbuah tidak dapat mengabaikan faktor perencanaan yang matang, dan ketepatan cara budidaya durian Montong. Trubus menuliskan sejumlah kiat penanaman agar hasil panen durian Montong yang diharapkan dapat tercapai. Pertama, durian ini kurang sesuai untuk penanaman di tanah masam dan perlu pH tanah antara 5-7. Bila ingin tetap melakukan penanaman di tanah tersebut, perlu menerapkan metode kultur pot (bukan tabulampot durian Montong seperti yang banyak diperbincangkan).

Persiapan tanam dilakukan dengan menggali tanah hingga kedalaman 1 m3, mengisi dasarnya dengan 5 kg pupuk SP36 atau TSP untuk efektivitas penyerapan unsur hara dan air. Lubang tersebut kemudian diisi bibit dengan campuran tanah baru dan 20% pupuk kandang. Jarak tanam durian Montong idealnya 10 m x 8 m, sehingga 1 hektar lahan dapat ditanami sekitar 125 bibit. Kendati angkanya kemungkinan tidak sama pada situasi yang berbeda, jarak tanam durian Montong merupakan salah satu faktor yang menentukan berapa lama durian Montong berbuah.

Cara menanam durian Montong agar cepat berbuah di tanah asam, sebagaimana dijelaskan di atas, dapat saja memberikan hasil berbeda tergantung faktor lingkungan lainnya. Namun, dengan cara tersebut, perkiraan umur durian Montong berbuah adalah sekitar 4-5 tahun. Tanaman akan cepat berbunga jika dilakukan pemupukan menggunakan campuran pupuk kalium, fosfat, dan kalsium (dolomit atau kapur). Pupuk yang mengandung NH4 atau amonium tidak dapat digunakan. Trubus menguraikan informasi lengkap budidaya durian ini dalam buku berjudul Berkebun Durian Ala Petani Thailand.

Cara Pemupukan Durian Montong

Metode pemupukan sangat memengaruhi berapa lama durian Montong berbuah setelah penanaman. Pupuk durian Montong yang lazim digunakan adalah NPK dan pupuk organik cair atau padat. Pada saat penanaman, Dadang Suryana, pemilik kebun durian Montong di Rantau Pulung (di Kutai Timur, Kalimantan Timur), memberikan pupuk kandang sebanyak 35 kg per pohon sebagai pupuk dasar. Ia kemudian memberikan 200 g NPK per pohon setiap bulannya, dan saat pohon berumur 1,5 tahun dosisnya dinaikkan menjadi 1 kg per pohon setiap 3 bulan. Saat umurnya 2 tahun, setiap pohon diberikan kembali pupuk kandang sebanyak 70 kg. Setelah umurnya 3 tahun, ia hanya memberikan 3 kg NPK 4 bulan sekali.

Johan Ariono, pemilik kebun durian Montong di Sewurejo (di Karanganyar, Jawa Tengah), menerapkan cara pemupukan durian Montong yang relatif berbeda. Masing-masing pohon ia berikan 3-4 kg pupuk fosfat organik dan 1-2 kg NPK Trace Element setelah sekitar 3 bulan berlalunya panen durian Montong. Selain itu, ia juga menyemprotkan pupuk daun: 150-200 g KNO3 per 20 liter air serta 1-2 ml fosfor dan kalium organik per liter air, atau 100 g fosfor dan kalium kimia per 20 liter air. Pemberian pupuk tidak dilakukan pada siang hari karena stomatanya tertutup, sehingga mengurangi kefektifan penyerapan pupuk oleh daun, dan daun yang masih muda dapat terbakar.

Menurut Dr. Lutfi Bansir, peneliti durian di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, pupuk organik mengandung unsur hara yang lebih lengkap daripada pupuk kimia, sehingga rasa buah dapat diperbaiki. Pupuk organik memiliki unsur kalium, nitrogen, fosfor, dan juga boron, serta bakteri yang bermanfaat seperti Azotobacter sp dan Azospirillum sp. Penggunaan pupuk durian Montong secara hayati ini memungkinkan buah yang dihasilkan lebih manis dan mempercepat umur durian Montong berbuah, meski pohon ditanam di lahan masam. Sobir, PhD, Kepala PKBT LPPM IPB, menganjurkan pemupukan boron dengan takaran 10 g/m2 luas tajuk sewaktu pohon berbunga agar kualitas buah dapat meningkat.

Harga Bibit Durian Montong

Trubus pada tahun 2015 melaporkan harga durian Monthong Thailand berkualitas premium di pasar buah Chantarubury adalah 80 baht (kira-kira senilai Rp 31 ribu) per kg. Di pasaran Indonesia, pada 2016, harga buahnya di pasar modern tercatat di kisaran Rp 65 ribu per kg. Pada 2017, harganya dikabarkan antara Rp 50-60 ribu per kg di Bontang, Kalimantan Timur, dan antara Rp 45-55 ribu per kg di Banyumas, Jawa Tengah (masih lebih mahal daripada jenis lokal yang harganya berkisar antara Rp 35-40 ribu).

Harga jual buah yang masih relatif tinggi membuat tinggi juga peminat dan harga bibit durian Montong. Trubus, melalui toko onlinenya, menjual bibit pohon durian Montong untuk penanaman di dataran rendah dan menengah dengan harga Rp 50 ribu. Tertulis bahwa bibit tersebut dapat menghasilkan buah yang bentuknya bulat setelah berusia 4-5 tahun, dengan berat antara 2-5 kg atau lebih, dan berbiji cukup kecil, sementara warna daging buahnya kuning dan rasanya manis pahit beraroma sedang.

Di pasar offline, harga bibit pohon durian Montong cukup bervariasi, tergantung kualitas dan ukuran bibit. Bangkapos.com melaporkan bahwa harga bibit dari okulasi di Manggar, Belitung Timur, adalah antara Rp 60.000 dan 200.000 per bibit, dan yang tingginya 0,5 meter mampu berbuah setelah 3 tahun. Dalam acara pameran di pelataran sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Kompas.com mengabarkan harga durian Monthong Orange yang dijual di sana minimal Rp 100 ribu per bibit (yang umurnya 1 tahun). Di Malang, Jawa Timur, seorang pembibit menjual durian Montong kaki 3 setinggi 1,5 meter dengan harga Rp 350.000 per bibit.

Produk lain Bibit Pohon Durian

Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Bawor
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Musang king
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Duri Hitam / Ochee
Harga Rp 75.000
Lihat Detail

Rekening Bank

Muhamad Zaenurrochman 3083-01-045764-53-1

Hubungi Kami

085643721972
085643721972
085643721972
085643721972
085643721972
085643721972