Pesona Bibit
085643721972 sms 085643721972 085643721972
Dusun Demangan RT 02/09, Desa Kebonrejo, Kec Salaman, Magelang, Jawa Tengah

Durian Musang king

KategoriBibit Pohon Durian
Di lihat716 kali
Harga Rp 75.000
Beli Sekarang

Detail Produk Durian Musang king

Spesifikasi Bibit Durian Musang King (Kaki 3)

bibit duarian musangking murah

bibit duarian musangking murah

Bibit tanaman Durian Musang King (Kaki 3) yang:

  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 80-100cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam
jual bibit duarian musang king

jual bibit duarian musang king

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Musang King (Kaki 3)

Durian Montong  yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:

  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 3-4 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Musang King (Kaki 3)

Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:

  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Durian Musang King (Kaki 3)

Bibit Durian Musang King Kaki Tiga

Durian Musang King Kaki 3 merupakan pohon dengan kualitas lebih baik daripada pohon durian Musang King pada umumnya yang berkaki 1. Bibit durian Musang King kaki 3 memiliki tiga batang di bagian bawah tanaman sehingga membuatnya tidak mudah tumbang; akarnya lebih banyak dan lebih kuat sehingga memungkinkan pohon ini untuk lebih cepat tumbuh dan berbuah.

Sebagai salah satu varietas unggulan dari Durio zibethinus, kultivar ini termasuk salah satu jenis durian yang sedang marak, terutama di Malaysia dan Singapura (kebanyakan durian di Singapura diimpor dari Malaysia). Salah satu sentra penjualannya di Malaysia yaitu di Raub, Pahang.

Di Malaysia, durian ini juga dikenal dengan sebutan Mao Shan Wang dan sering diperbandingkan dengan durian “D24” (Sultan) yang terasa manis namun menyisakan rasa pahit di mulut, durian “XO” yang berwarna pucat dengan sedikit fermentasi alkohol, dan durian “Chook Kiok” (bahasa Kanton yang berarti “Kaki Bambu”) yang bagian dalam batangnya berwarna kekuningan. Dianggap sebagai versi yang lebih baik dari durian D24, durian “Raja Musang” memiliki daging buah yang berwarna kuning cerah sebagai salah satu ciri khasnya. Harga jual eceran buah durian ini termasuk yang paling mahal di antara semua durian.

Penamaan “Musang” dan “King”

Durian Musang King tergolong salah satu varietas dari Durio zibethinus, spesies pohon yang paling umum dalam genus Durio dan buahnya dapat dimakan. Di Indonesia, D. zibethinus biasanya merujuk pada tumbuhan atau buah yang disebut dengan panggilan “duren” atau “durian” saja, kendati sebagian besar spesies bermarga Durio juga dikenal sebagai durian. Sobir dan Napitupulu (2010) menyebut durian sebagai “rajanya buah,” karena buah durian seringkali dianggap sebagai makanan kesukaan “si raja hutan” (harimau).

Mengenai nama spesies D. zibethinus, Profesor Sumeru Ashari dari Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa nama itu berasal dari kata “zibet” yang berarti “musang.” Di Malaysia, musang besar India (Viverra zibetha) disebut musang kasturi (kesturi) atau musang jebat karena baunya yang seperti kesturi. Perbedaan pendapat terjadi seputar penamaan spesies yang diberikan oleh Carl Linnaeus ini: entah karena musang yang sangat menyukai buahnya sehingga durian digunakan sebagai umpan untuk menjebaknya, atau karena durian berbau seperti musang.

Sejarah durian Musang King sendiri tidak lepas dari penamaan yang diberikan oleh masyarakat Tionghoa setempat di Malaysia. Mereka menyebutnya “Mao Shan Wang”, yang artinya “Raja Kucing Gunung,” karena bentuk isi buah durian yang dianggap mirip dengan kucing yang sedang tidur. Konon, sebutan itu senantiasa digunakan hingga kata-kata “Mao Shan” diubah menjadi “Musang” dan “Wang” diubah menjadi “King” sehingga akhirnya didapat nama “Musang King.”

Asal Usul Durian Musang King

Durian ini dikabarkan mulai dikenali keberadaannya pada 1990. Ketika itu Jajahan (Distrik) Tanah Merah di Kelantan digemparkan oleh ditemukannya pohon durian dengan buah yang berdaging kuning pekat, lembut, tebal, rasanya manis bercampur pahit, dan bijinya kecil. Karena pohon tersebut terletak di dekat Gua Musang di Kelantan, dan warna kuning pada dagingnya dianggap seperti warna kunyit, kebanyakan penduduk di sana menamakannya “Durian Raja Kunyit Musang King.”

Bagaimanapun, asal usul durian Musang King yang sebenarnya sulit dipastikan. Sebuah sumber lain menyebutkan bahwa pohon induk yang pertama dari kultivar ini ditanam oleh seorang imigran dari Tiongkok bernama Chung Chun Seng pada 1794 di Pulau Raya, Tanah Merah. Pada 1974, pohon yang ditanamnya mati, di lahan yang sekarang dikelola oleh generasi ke-4 keluarga Chung Seng. Semua kloning pohon yang ada saat ini dikatakan berasal dari pohon induk tersebut.

Sejarah durian Musang King berlanjut pada 1993, ketika Wee Chong Beng mendaftarkannya sebagai varietas durian unggulan dengan nama “Raja Kunyit” di Jabatan Pertanian, suatu instansi di bawah Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia. Kode D-197 yang dimiliki mengindikasikan bahwa durian Musang King Malaysia tercatat sebagai varietas atau jenis durian ke-197. Chong Beng berhasil melakukan budidaya durian ini dengan teknik okulasi, menanamnya di kebun buahnya di Tanah Merah yang luasnya sekitar 4 hektar.

“Dunia Durian” (2012) dalam My Trubus: Favourite Fruit memuat kisah seorang jutawan kasino dari Makau bernama Stanley Ho yang menerbangkan jet pribadinya ke Singapura pada April 2010 untuk membawa pulang 88 buah durian Musang King Malaysia ke negerinya. Ia membelinya dengan nilai kurang lebih Rp 205.000 per buah (total nilainya sekitar Rp 18 juta). Kisah tersebut segera beredar luas di dunia maya, menyebabkan durian ini sangat populer dan menjadi idola baru para pencinta durian mancanegara.

Ciri-Ciri Pohon Durian Musang King

Pohon durian “Raja Musang” memiliki daun yang relatif lebih tipis dan langsing daripada daun pohon durian pada umumnya, dengan bentuk agak runcing dan sedikit bergelombang, serta berwarna hijau kekuningan. Warna kulit buahnya kekuning-kuningan seperti kulit buah durian Sau Rieng Ri 6, salah satu varietas durian yang terkenal di Vietnam serta banyak dijual di Ho Chi Minh dan kota lainnya di Vietnam.

Ciri-ciri pohon durian Musang King juga dapat dikenali dari buahnya yang memiliki duri yang bersegi seperti piramida dan agak besar, sementara jarak antara masing-masing duri relatif jauh dibandingkan dengan durian jenis lain. Pangkal tangkai buahnya tidak berduri dan garis pangsa tampak jelas pada kulit buahnya. Buah durian Musang King dari Tanah Merah, Kelantan, terlihat lebih seperti bola rugbi dan memiliki pola berbentuk bintang di bagian bawah buah.

Daging buah durian Musang King lebih tebal dan bijinya lebih kecil dibandingkan dengan jenis durian lain. Ciri khas lainnya adalah warna daging buah yang kuning pekat dengan tekstur lembut, kering, dan tanpa serat, berbeda dengan durian Sau Rieng Ri 6 yang dagingnya berserat. Ukuran buah Musang King “rata-rata besar dengan berat diatas 2 Kg,” menurut sebuah artikel di Radar Surabaya, dan “rasanya juga mirip durian jenis petruk, atau montong.”

Rasa dari durian ini manis, legit, dan sedikit pahit. Sebuah artikel di Detik.com menuliskan, “Saking enaknya, kepopuleran durian ini bahkan menyaingi durian monthong asal Thailand yang lebih dulu populer.” Seorang penikmat durian, sebagaimana dilaporkan dalam sebuah artikel di Indopos.co.id, mengatakan bahwa rasanya seperti durian Si Bintang.

Budidaya Durian Musang King

Durian ini mulai dikenal luas di Indonesia dari tahun 2011, sehingga sejak saat itu semakin banyak petani dan pembibit durian yang melakukan budidaya durian Musang King. Tidak hanya menarik para penggemar durian, “rajanya durian” dengan “ukurannya yang jumbo” ini juga banyak dibicarakan oleh para penghobi tanaman dan mencapai puncak popularitasnya pada 2018, menurut sebuah artikel di Kompas.com. Budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) durian Musang King juga banyak dilakukan.

Tanaman durian cenderung untuk tumbuh lebih optimal apabila ditanam di tanah terbuka. Bila ditanam dalam pot, biasanya bunga yang dihasilkan lebih sulit berkembang, sementara buahnya berukuran relatif lebih kecil dan lebih sulit matang. Oleh karena itu, penanaman buah dalam media pot kebanyakan hanya dilakukan oleh penghobi tanaman buah hias untuk memperelok pekarangan rumahnya. Namun demikian, buah yang diharapkan tetap dapat dihasilkan melalui teknik perawatan durian tabulampot yang benar.

Kemiripan iklim dan cuaca dengan Malaysia membuat pengembangbiakkan dan penanamannya di Indonesia relatif mudah dilakukan. Metode budidaya yang lazim dilakukan adalah dengan cara sisip batang atau okulasi. Moch Khoirul Soleh, seorang penjual bibit durian Musang King di Magelang, Jawa Tengah, mengemukakan bahwa batang bawahnya bisa menggunakan tanaman durian yang tumbuh dari biji durian dengan jenis apa saja. Tetapi, okulasi baru bisa dilakukan setelah batang bawahnya berumur 1 tahun, dan sebagai sisipannya digunakan ranting induk Musang King.

Batang perlu diikat kuat-kuat saat proses penyisipan untuk menghindari kemungkinan gagalnya pertumbuhan bibit. Penutup plastik tidak diperlukan, tetapi tanaman harus terkena sinar matahari langsung. Setelah umurnya 1 tahun, tanaman tersebut dapat dipindahkan ke lahan siap tanam atau pot besar. Media tanam dapat berupa kombinasi sekam, tanah, dan pupuk kompos yang 30% terfermentasi. Dalam perawatan durian tabulampot, tunas baru juga perlu rutin dipangkas supaya tanaman tidak tumbuh tinggi.

Cara Menanam Durian Musang King

Tabulampot durian Musang King memungkinkan untuk dilakukan, meski perlu perlakuan tertentu dan perawatan khusus pada bibit durian Musang King. Trubus juga melaporkan bahwa durian ini dapat menyesuaikan diri ketika ditanam di dataran tinggi, bahkan rasa buahnya akan lebih enak. Menurut Mohd Auzaie Komarudin, Penolong Pengarah Bahagian Hortikultur Jabatan Pertanian Serdang di Malaysia, penanaman di lahan terbuka siap tanam dilakukan ketika bibit memiliki setidaknya delapan daun.

Cara menanam durian Musang King cukup mudah karena kurang lebih sama dengan cara menanam durian jenis lainnya. Tanaman ini memerlukan sinar matahari langsung demi keefektifan proses fotosintesis, dan tidak ada tanaman lain di sekitarnya yang lebih tinggi. Pemberian pupuk NPK berkadar rendah dapat dilakukan tiga bulan sekali untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. Alternatif yang lebih baik adalah pupuk organik dari fermentasi tanaman atau kotoran kambing, jarak galiannya 1 meter dan diletakkan melingkar.

Perawatan berkala setiap hari yang perlu dilakukan adalah penyiraman, dan sebaiknya disiram dua kali pada pagi hari dan sore hari, jelas Ali Akbar Navis, pembudidaya bibit durian Musang King di Magelang, Jawa Tengah. Namun, tanaman tidak perlu disiram ketika musim hujan. Terlalu banyak air pada media tanam akan mengakibatkan tanah menjadi lembab, sehingga tanaman rentan terinfeksi jamur yang merusak akar dan batangnya.

Umur durian Musang King berbuah biasanya setelah 5 tahun, sebagaimana disampaikan oleh Mohd Auzaie Komarudin. Hal yang sama diberitahukan oleh M. Arifin, Kepala Toko Trubus Bandar Lampung, bahwa tanaman bisa mulai berbuah sekitar lima tahun setelah ditanam, sama seperti durian Duri Hitam dan durian Bawor. Namun, terdapat kabar yang menyebutkan adanya pohon di Malang, Jawa Timur, yang berbuah saat umurnya baru 3,5 tahun.

Keunggulan Durian Kaki 3

Selain pecah buah, serangan kanker batang akibat cendawan Phytophthora palmivora juga merupakan salah satu penghalang utama dalam memperkebunkan bibit durian Musang King. Trubus menjelaskan, penyakit ini menyebabkan luka berupa lubang hitam yang muncul pada batang pokok dan lubang tersebut mengeluarkan cairan yang membasahi area batang di sekitarnya sehingga luka menyebar. Jika dibiarkan, dan dalam kasus yang parah, tanaman lama-kelamaan akan mati karena pembusukan batang bagian bawah tersebut.

Untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan ini, dilakukan penanaman dengan sistem tripod atau “kaki tiga.” Cara sambung durian kaki 3 dilakukan pertama-tama dengan menanam dua biji durian bersamaan dengan penanaman induk, membentuk formasi segitiga sama sisi sehingga terlihat simetris. Bibit durian unggul digunakan sebagai induk karena metabolisme yang lebih baik untuk mengoptimalkan pertumbuhan batang. Setelah tanaman asal biji memiliki diameter kira-kira 0,5 cm, tanaman ditekuk miring hingga sejajar induk dan kemudian dipotong untuk disambungkan ke induk. Ketika batang induk terserang kanker batang dan mati, masih ada dua cadangan batang yang lain.

Dr. Moh. Reza Tirtawinata, ahli buah dari Bogor, menerangkan bahwa hujan yang terus-menerus mengakibatkan kebanyakan tanaman tidak berbuah, sementara musim kemarau yang singkat tidak cukup untuk membuat tanaman berbunga. Katanya, “Tanaman buah biasanya memerlukan stres akibat kemarau minimal 1 – 2 bulan.” Cara sambung durian kaki 3 yang dilakukan dengan benar akan membuat penyerapan unsur hara ke batang induk lebih baik dan efektif. Hara diolah menjadi karbohidrat melalui proses fotosintesis, menyebabkan limpahan energi yang membuat tanaman lebih siap bertumbuh secara produktif. Bibit durian Musang King siap buah dapat dihasilkan karena kemampuanmya untuk berbunga walaupun kemarau hanya berlangsung sebentar.

Umur durian Musang King berbuah juga dapat dipercepat dengan menambahkan banyak kaki pada batang utama. Kaki-kaki yang digunakan dapat berupa batang dari beragam jenis durian lain yang disusukan ke batang induk. Penambahan kaki dilakukan secara bertahap seiring dengan pertumbuhan tanaman. Sebuah artikel di Trubus melaporkan adanya pohon “durian bhinneka” berumur 15 tahun di Kemrajen, Banyumas, yang memiliki 30 kaki dari berbagai varietas durian dan tetap berbuah banyak kendati menghadapi musim hujan yang panjang dan kemarau yang pendek.

Harga Bibit Durian Musang King Kaki Tiga

Kelangkaan dan banyaknya penggemar menyebabkan tingginya harga durian Musang King. Harga per kg tercatat Rp 200 ribu atau Rp 400-600 ribu per buah pada Maret 2016. Dalam artikel di Kontan.co.id pada Mei 2018, pembudidaya durian Musang King di Magelang mengatakan bahwa harganya per buah masih Rp 200 ribu per kilogram. Harganya yang relatif stabil kemungkinan karena pohon yang dibudidayakan di Indonesia telah banyak yang berbuah. Namun demikian, biasanya yang menjajakan hanya penjual besar dan supermarket serta dijual dalam keadaan beku.

BH Online, sebuah situs berita di Malaysia, pada Desember 2017 melaporkan bahwa harganya minimal RM 50 per kg atau 30-40% lebih mahal daripada buah durian yang lain. Sementara pada Maret 2018 dikabarkan bahwa harganya per kg mencapai RM 125 atau kira-kira Rp 445 ribu. Berlimpahnya panen kemudian menyebabkan harga durian ini turun ke angka RM 50-65 (sekitar Rp 178-231 ribu) per kilogram.

Selain faktor banyaknya orang yang menggemari durian ini, dan langkanya bibit yang berkualitas, keunggulan durian kaki 3 turut menyebabkan harga bibit durian Musang King kaki tiga relatif mahal. Harga bibitnya berada di kisaran Rp 50 ribu dan Rp 2 juta tergantung ukuran bibit, kata seorang pembudidaya durian Musang King di Magelang. Sementara bibit durian Musang King kaki 3 dengan kualitas unggul harganya kurang lebih dua kali lipat bibit biasa, dan bibit durian Musang King siap buah mahal harganya.

Produk lain Bibit Pohon Durian

Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Bawor
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Duri Hitam / Ochee
Harga Rp 75.000
Lihat Detail
Rp 75.000
Order Sekarang » SMS : 085643721972
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDurian Monthong
Harga Rp 75.000
Lihat Detail

Rekening Bank

Muhamad Zaenurrochman 3083-01-045764-53-1

Hubungi Kami

085643721972
085643721972
085643721972
085643721972
085643721972
085643721972